top of page
Search

Daycare, Solusi Alternatif bagi Bunda yang Bekerja

Updated: Dec 2, 2021





Bagi Bunda yang bekerja dan tinggal di kota besar, daycare atau TPA (Tempat Penitipan Anak) sering menjadi alternatif terbaik untuk menitipkan si Kecil. Tapi banyak pula Bunda yang tidak begitu senang dengan pemikiran menitipkan si Kecil seharian dengan anak-anak lain atau orang lain. Sebetulnya, jika Bunda melakukan riset yang mendalam terhadap daycare pilihan, Bunda tak perlu ragu lagi menitipkan si Kecil. Yakinlah bahwa ia akan berada di tangan yang tepat selama Bunda beraktivitas. Apalagi ada beberapa keuntungan bila Bunda menitipkan si Kecil di daycare. Seperti mengurangi attachmentdengan pengasuh di rumah (babysitter atau asisten rumah tangga) atau meningkatkan stimulasi yang dapat mendukung tumbuh kembang optimal si Kecil.

Mengapa demikian? Karena ketika di daycare, si Kecil bisa berkumpul bersama dengan teman seusianya. Berhubungan dengan teman lain yang lebih dulu lancar bicara, membaca, atau bernyanyi, si Kecil pun akan mampu meningkatkan kemampuan berbahasanya.

Selain itu, program di daycare dirancang sesuai perkembangan si Kecil. Sehingga si Kecil akan memiliki aktivitas dan alat bermain yang beragam serta ruang bermain, baik di dalam maupun di luar ruang, yang relatif lebih luas ketimbang di rumah sendiri. Mengenai kesehatan si Kecil, Bunda tak perlu khawatir. Karena para staf pengasuh di daycare memiliki dasar pendidikan anak sekaligus ilmu kesehatan dasar yang diawasi langsung oleh bagian pengelola.

Nah, agar tidak salah memilih daycare untuk si Kecil, psikolog anak Ratih Ibrahim memberikan empat tips untuk Bunda:

a) Lokasi daycare

Carilah daycare yang lokasi dan lingkungan sekitarnya bersih, aman, serta bersahabat untuk si Kecil. Ini bertujuan untuk memberikan kepastian bila kesehatan dan keamanan si Kecil akan selalu terjaga selama BUnda bekerja di kantor.

b) Jarak daycare

Sebaiknya, lokasi daycare tidak jauh dari rumah atau kantor Bunda. Maksimal jarak tempuh ke daycaresekitar 1 jam dari rumah atau kantor Bunda. Mengapa? Sebab ketika sesuatu yang tidak diinginkan terjadi pada si Kecil, proses evakuasi akan lebih cepat untuk dilakukan.

c) Berkenalan dengan bunda asuh

Bunda asuh atau fasilitator adalah orang-orang yang bekerja di daycare. Sebelum menitipkan si Kecil, Bunda harus memastikan bila mereka merupakan orang-orang yang berhati baik dan telaten mengurus anak.

d) Membandingkan jumlah bunda asuh dengan anak

Untuk yang satu ini, Bunda harus memastikan bila jumlah Bunda Asuh atau fasilitator memadai atau seimbang dengan jumlah anak yang dititipkan. Idealnya satu Bunda Asuh memegang tiga orang anak. Sehingga si Kecil tidak terabaikan selama di daycare.

e) Akses informasi ke daycare

Bunda juga harus memastikan akses informasi ke daycare. Tujuannya agar Bunda dengan mudah melakukan monitor nutrisi dan stimulasi si Kecil dari jarak jauh. Misalnya dengan menyimpan nomor telepon bunda asuh yang bertugas menjaga si Kecil. Dengan begitu, Bunda dapat menghubunginya kapan saja.



 
 
 

Comments


Little Twinkle Day Care 2021

  • YouTube
  • TikTok
  • White Instagram Icon
bottom of page